Jajak Pendapat
bagaimana pendapat anda tentang website resmi Komisi Pemilihan Umum Kota Denpasar
Twitter
Facebook
Baca Berita

Bimtek Pendaftaran, Verifikasi, dan Penetapan Parpol Peserta Pemilu se-Kota Denpasar

Oleh : kpudps | 02 Oktober 2017 | Dibaca : 361 Pengunjung

Denpasar, kpu-denpasarkota.go.id- Sebagaimana jadwal tahapan Pemilu Tahun 2019 dan keputusan rapat pleno, Senin (2/10/17) KPU Kota Denpasar menyelenggarakan bimbingan teknis tata cara pendaftaran, verifikasi, dan penetapan partai politik peserta pemilu. Bimtek diadakan di Inna Bali Heritage Hotel pukul 10.00 wita. Ketua KPU Kota Denpasar, I Gede John Darmawan membuka bimtek dan memberikan sepatah dua patah kata sambutan. John Darmawan menyampaikan tentang jadwal pendaftaran dan verifikasi parpol serta helpdesk sipol yang akan memberikan informasi terkait dengan tahapan.

Bimtek terdiri dari tiga sesi yaitu pemaparan PKPU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tahapan, Program, Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Umum Tahun 2018, PKPU Nomor 11 Tahun 2017 tentang Pendaftaran, Verifikasi, dan Penetapan Parpol Peserta Pemilu 2019 serta SK Nomor 165/HK.03.1-Kpt/03/KPU/IX/2017 Tentang Jumlah Kabupaten/Kota dan Kecamatan serta Jumlah Penduduk Setiap Kabupaten/Kota di Setiap Propinsi , dan diakhiri dengan tanya jawab.

IGN. Agung Darmayuda (Anggota KPU Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat) mengawali bimtek dengan memaparkan PKPU Nomor 7 Tahun 2017 dalam beberapa point penting. Selain PKPU tersebut, pria yang akrab disapa Rahde ini juga menerangkan tentang perbedaan UU Nomor 8 Tahun 2012 Tentang Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD dan DPRD dengan UU Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum. Rahde pun mengingatkan dan mengajak parpol untuk sama-sama mensosialisasikan kepada konstituennya serta masyarakat agar melakukan perekaman E-KTP. E-KTP merupakan syarat untuk menggunakan hak pilih dalam Pemilihan Kepala Daerah maupun Pemilu.

Pemaparan tentang PKPU Nomor 11 Tahun 2017 yang merupakan inti dari bimtek disampaikan oleh I Made Raka Suwarna (Anggota KPU Divisi Hukum). Raka Suwarna menjelaskan secara teknis proses pendaftaran dan verifikasi parpol di tingkat kabupaten/kota sebagaimana tertuang dalam PKPU Nomor 11 Tahun 2017. Raka pun menginformasikan jumlah penduduk Kota Denpasar sesuai dengan SK Nomor 165/HK.03.1-Kpt/03/KPU/IX/2017 kepada parpol sebagai dasar untuk menentukan jumlah minimal keanggotaan yang harus disetor saat pendaftaran. Jumlah penduduk Kota Denpasar 638.548 orang sehingga jumlah minimal anggota parpol yang disetor ke KPU adalah 1/1000 nya yaitu 638 orang. Oleh karena 1/1000 dari jumlah penduduk Kota Denpasar melebihi 100 orang maka metode verifikasi yang digunakan sampling acak bukan sensus. Raka juga menyampaikan agar parpol mengajukan 2 orang penghubung dari pengurus parpol yang akan berkoordinasi dengan KPU Kota Denpasar. Sedangkan terkait dengan aplikasi Sipol, Raka menginformasikan agar parpol berhubungan dengan pengurus di tingkat pusat untuk memperoleh username dan password serta memastikan hardcopy yang disetor pada saat pendaftaran sama dengan yang diinput dalam aplikasi.

Beberapa pertanyaan diajukan oleh parpol seperti peringkat partisipasi pemilih di Indonesia dibandingkan negara-negara lain di Asia maupun Dunia, tata cara Pemilihan Legislatif yang berbarengan dengan Pemilihan Presiden terkait masyarakat urban yang tidak memiliki KTP Denpasar, Jumlah penduduk yang akan disampling dan waktu pengumpulan berkas pendaftaran. Adapula yang menyarankan agar KPU Kota Denpasar bisa membuat kesepakatan dengan parpol terkait waktu verifikasi faktual sehingga tidak mendadak dan menyulitkan parpol. (dm,sm/ppidkpudps)


Oleh : kpudps | 02 Oktober 2017 | Dibaca : 361 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :