Jajak Pendapat
bagaimana pendapat anda tentang website resmi Komisi Pemilihan Umum Kota Denpasar
Twitter
Facebook
Baca Berita

Raker Penyusunan Draft Dapil dan Alokasi Kursi

Oleh : kpudps | 28 Desember 2017 | Dibaca : 141 Pengunjung

Denpasar, kpu-denpasarkota.go.id- Kamis (28/12/17) KPU Denpasar kembali mengundang Musyawarah Pimpinan Daerah (MPD), instansi pemerintah seperti Badan Kesbangpol, Disdukcapil dan BPS Kota Denpasar, partai politik, serta akademisi dalam rangka Penyusunan Draft Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Pemilu Serentak Tahun 2019 setelah sebelumnya tanggal 20 Desember 2017 melaksanakan rapat kerja. Acara penyusunan draft ini berlangsung pukul 10.00 wita di Aula Kantor KPU Kota Denpasar. IGN. Agung Darmayuda selaku Plh. Ketua KPU Kota Denpasar membuka acara , yang dilanjutkan dengan pengarahan singkat dari Anggota KPU Propinsi Bali I Wayan Jondra.

Jondra menyampaikan bahwa daerah pemilihan sangatlah dinamis karena dipengaruhi oleh perubahan jumlah penduduk. Oleh karena itu diperlukan penataan dapil agar terjadi kesetaraan nilai kursi pada masing-masing dapil.  Selama ini penataan dapil di Kota Denpasar tidak menghadapi kendala yang berarti karena tidak adanya konflik dan daerahnya relative aman. Di akhir pengarahannya, Jondra meminta KPU Kota Denpasar dapat menyampaikan usulan perubahan dapil kepada stakeholder yang menghadiri acara penyusunan draft sebelum disampaikan kepada KPU RI. Tak lupa Jondra meminta partai politik dapat mengawal proses penataan dapil ini mengingat merekalah yang paling berkepntingan.

I Wayan Arsa Jaya (Anggota KPU Kota Denpasar) menjelaskan terdapat 3 (tiga) persoalan penting terkait dengan penataan dapil dan alokasi kursi yang diperoleh dari rapat kerja sebelumnya. Seluruhnya telah dirangkum sebagai Daftar Inventaris Masalah (DIM) yang akan diajukan kepada KPU RI. Arsa pun menyampaikan Draft Kajian Terhadap Penataan Dapil dan Alokasi Kursi Pemilu Serentak Tahun 2019 kepada stakeholder sehingga dapat disempurnakan sebelum diajukan. Beberapa parpol peserta Pemilu Tahun 2014 yaitu PDI Perjuangan, Partai Demokrat, Partai Golkar, Partai Hanura dan Partai Gerindra memberikan tanggapan terkait draft tersebut. Seluruhnya keberatan dengan perubahan alokasi kursi, dimana terjadi pengurangan kursi di dapil 4 (Denpasar Timur) dan pertambahan di dapil 3 (Denpasar Utara). Dampak signifikan akibat perubahan alokasi kursi menyebabkan PDI Perjuangan, Partai Gerindra serta Partai Hanura mengajukan surat keberatan yang meminta KPU Kota Denpasar melakukan pengkajian ulang dan memohon agar alokasi kursi pada kedua dapil tetap sama dengan Pemilu Tahun 2014. Keberatan parpol akan diakomodir oleh KPU Kota Denpasar sebagai alternative usulan dalam penataan dapil dan alokasi kursi.

 


Oleh : kpudps | 28 Desember 2017 | Dibaca : 141 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :