KPU Kota Denpasar Gelar Sosialisasi Pembentukan Badan Ad-Hoc

  • 17 Januari 2020
  • 14:45 WITA
berita_201701020133_KPUKotaDenpasarGelarSosialisasikanPembentukanBadanAd-Hoc.jpg

Denpasar, kpu-denpasarkota.go.id- Sebagai bentuk tindak lanjut tahapan penyelenggaraan Pemilhan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar tahun 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Denpasar menggelar sosialisasi pembentukan badan Ad-Hoc. Jumat (17/1). Bertempat di aula kantor KPU Kota Denpasar, sosialisasi pembentukan badan Ad-Hoc dihadiri oleh Ketua KPU Provinsi Bali, Anggota KPU Provinsi Bali, Bawaslu Kota Denpasar, Camat dan Desa/Lurah se-kota Denpasar, serta media cetak dan media online di Kota Denpasar.

Sosialisasi dibuka secara resmi oleh Ketua KPU Provinsi Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan. Dalam sambutannya Agung Lidartawan berharap agar pembentukan badan ad hoc di Kota Denpasar banyak peminat dan PPK yang terpilih nantinya mampu bekerja dengan sepenuh waktu. Ditambahkan oleh Agung Lidartawan, untuk saat ini usia minimal sebagai PPK adalah 17 tahun, itu artinya banyak peluang bagi generasi muda untuk bisa berpartisipasi dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar pada 23 September 2020 mendatang.

Ketua KPU Kota Denpasar, I Wayan Arsa Jaya dalam sambutannya mengatakan bahwa maksud dan tujuan dari sosialisasi badan Ad-Hoc adalah untuk penyebaran informasi pembetukan PPK dan memohon kesediaan aparatur Kecamatan dan desa kelurahan serta media untuk mendorong warga masyarakat untuk berpartisipasi dalam Pemilihan sebagai penyelenggara PPK. Pembentukan badan adhoc merupakan salah satu tahapan krusial, ikut menentukan kualitas penyelnggaraan pilwali 2020. Dibutuhkan penyelnggara yang memiliki kemauan dan kesungguhan dalam bekerja secara profesional, proporsional, mandiri dan jujur.

Arsa Jaya menambahakan, tantangan Pemilihan 2020 bukan pada perihal teknis tapi kemandirian, penyelenggara yang memiliki kesiapan teknis untuk bekerja dan memahami serta mempedomani regulasi, tidak lagi berdasarkan pengalaman. Perlu upaya lebih keras dan dukungan semua pihak untuk menyukseskan Pemilihan dan mencapai target partisipasi diatas Pemilu Tahun 2019.

Narasumber dalam sosilaisai pembentukan badan ad hoc pada Pilwali Denpasar tahun 2020 adalah Anggota KPU Provinsi Bali Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, I Gusti Ngurah Agus Dharmasanjaya. Dharmasanjaya dalam materinya lebih banyak menginformasikan tentang teknis pekerjaan dari PPK, tugas dan wewenang PPK, serta syarat-syarat pendaftaran PPK.

Diakhir acara KPU memohon dukungan OPD dalam pembentukan dan fasilitasi penyelenggara, pembentukan sekretariat PPK dan PPS. Sosialisasi ini menjadi bagian upaya KPU mengatasi permasalahan minimnya peminat dan mendapatkan penyelenggara berkualitas. (SM/Hupmas/KPU-DPS).

Komentar