KPU Denpasar Gelar Webinar PKPU 5 Tahun 2020

  • 22 Juni 2020
  • 21:00 WITA
berita_202306090638_KPUDenpasarGelarWebinarPKPU5Tahun2020.jpg

Denpasar, kpu-denpasarkota.go.id- Pandemi Covid-19 yang melanda negara-negara di dunia termasuk Indonesia, membatasi pelaksanaan pertemuan konvensional yang melibatkan banyak peserta. Di Era New Normal ini pertemuan tetap dilakukan dengan media yang berbeda yaitu secara virtual. Pertemuan virtual dalam bentuk webinar (web seminar) pun dipilih oleh KPU Kota Denpasar untuk melakukan sosialisasi. Senin (22/06/20) menjadi kali pertama,  KPU Kota Denpasar menggelar webinar (web seminar) untuk mensosialisasikan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 5 Tahun 2020 Tentang Perubahan Ketiga Atas PKPU Nomor 15 Tahun 2019 Tentang  Tahapan, Program dan Jadwal Pemilihan Serentak Tahun 2020. Webinar berlangsung pukul 14.00-16.00 wita.

Dalam webinar tersebut, I Dewa Agung Gede Lidartawan, Ketua KPU Propinsi Bali menjadi narasumber. Agung Lidartawan menyampaikan tentang Tahapan, Jadwal dan Program Pemilihan Serentak Lanjutan Tahun 2020. Webinar yang diikuti oleh Bawaslu Kota Denpasar; Partai Politik yaitu PDIP, Partai Golkar, Partai Nasdem,  Partai Demokrat; LSM yaitu Bali Sruti, JaDI, KODE, JPPR; Ormas yaitu AJI; Media Cetak, Media Elektronik dan Media Online; PPK, PPS dan Panwascam dipandu oleh I Wayan Arsa Jaya (Ketua KPU Kota Denpasar) selaku moderator.

Beberapa pertanyaan dan masukan pun disampaikan peserta sesaat setelah sesi diskusi dibuka oleh moderator. Sebagian besar menyampaikan kekhwatiran mereka akan dampak dari Pemilihan Serentak tanggal 9 Desember 2020 terhadap penularan Covid-19 bagi penyelenggara dan masyarakat umum yang menggunakan hak pilihnya maupun hasil dari pemilihan serentak ini. Menanggapi hal tersebut, Agung Lidartawan menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan tahapan maupun hari H Pemilihan Serentak tanggal 9 Desember 2020 nanti KPU akan selalu menerapkan protokol kesehatan seperti menyediakan kelengkapan penunjang protokol kesehatan seperti handsanitizer, tempat cuci tangan, masker bagi penyelenggara dan mewajibkan pemilih menggunakan masker, melakukan penyemprotan disenfektan di TPS, dan membatasi jumlah pemilih maksimal 500 orang dalam 1 TPS. Terkait dengan Hasil Pemilihan Serentak, Lidartawan menyampaikan akan memaksimalkan sosialisasi di media social, menggunakan videotron, pemutaran film pendek tentang pasangan calon sehingga lebih mengedukasi masyarakat pemilih dan memastikan penyelenggara bekerja sesuai peraturan. Bawslu Kota Denpasar pun akan selalu melakukan pengawasan untuk memastikan Pemilihan Serentak 2020 khususnya di Kota Denpasar berjalan dengan baik dan sesuai dengan peraturan maupun ketentuan protokol kesehatan dalam masa pandemic ini. (DMN/Hupmas/KPU-DPS)

Komentar