KPU Denpasar Sosialisasikan Pencoklitan Melalui Siaran Interaktif

  • 21 Juli 2020
  • 15:10 WITA
berita_202107030707_KPUDenpasarSosialisasikanPencoklitanMelaluiSiaranInteraktif.jpg

Denpasar, Dewa Ayu Sekar Anggaraeni (Divisi Perencanaan Data dan Informasi) mensosialisasikan Tahapan Pemutakhiran Data Pemilih dalam Siaran Interaktif Radio Publik Kota Denpasar (RPKD) melalui zoom meeting dari Ruang Anggota Kantor KPU Kota Denpasar, Selasa (21/07/20) pukul 09.00 Wita. Melalui Siaran Interaktif ini, KPU Kota Denpasar berharap Masyarakat Kota Denpasar yang mendengarkan RPKD memperoleh informasi tentang Kegiatan Pencoklitan (Pencocokan dan Penelitian) yang dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) pada 15 Juli-13 Agustus 2020. Dalam Siaran Interaktif ini , Sekar menjelaskan proses pencoklitan yang dilakukan oleh PPDP. "PPDP melakukan kegiatan coklit di wilayah tugasnya, mendatangi pemilih dari rumah kerumah dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19" jelas Sekar. Untuk memperlancar proses pencoklitan ini, Masyarakat Kota Denpasar perlu menyiapkan dan menunjukkan dokumen kependudukan yaitu Kartu Keluarga (KK) dan KTP Elektronik. Terkait dengan pandemi Covid-19, Sekar pun menyampaikan sebelum bertugas, PPDP telah melaksanakan Rapid test  untuk memberi rasa aman bagi masyarakat bahwa penyelenggara berada dalam kondisi sehat. Sebelum turun mencoklit, PPDP menggunakan APD lengkap, melakukan pengecekan suhu tubuh dan menerapkan protokol kesehatan covid-19. 
Selain menginformasikan tentang proses pencoklitan, Sekar juga menjelaskan mengenai Perbedaan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwali) Denpasar Tahun 2020 dengan pemilihan sebelumnya. Pada Pilwali Tahun 2020 ini,  jumlah pemilih dibatasi hanya 500 pemilih per- TPS yg sebelumnya 800 pemilih per TPS. Pada Pilwali Tahun 2020 ini, jumlah pemilih meningkat menjadi 486.074 dari sebelumnya 422.294. Namun, Masyarakat Kota Denpasar tidak perlu khawatir bukan hanya jumlah pemilih TPS yang dibatasi tetapi semua TPS nantinya dilengkapi sarana kesehatan, Formulir C6 yang akan dibagikan maksimal 3 hari sebelum hari pencoblosan akan berisi himbauan bagi pemilih untuk memakai masker saat datang ke TPS, pemilih pun akan dibagi menurut nomor urut untuk datang pada jam yg sudah ditentukan. KPU Kota Denpasar akan melakukan simulasi pemungutan suara dengan langkah-langkah diatas terlebih dahulu untuk kepastian efektivitasnya.
Mengakhiri Siaran Interaktif, Sekar menghimbau Masyarakat Pendengar RPKD maupun Seluruh Warga Kota Denpasar untuk selalu mentaati protokol kesehatan Covid-19, untuk bersedia dicoklit dari tanggal 15 Juli sampai 13 Agustus 2020 dengan menyiapkan data kependudukan berupa KK dan KTP-el, serta datang ke TPS tanggal 9 Desember 2020 karena pilihan anda menentukan masa depan Kota Denpasar 5 tahun kedepan (Hupmas/KPU-DPS)

Komentar