Jajak Pendapat
bagaimana pendapat anda tentang website resmi Komisi Pemilihan Umum Kota Denpasar
Twitter
Facebook
Baca Berita

Rapat Pleno Persiapan Pemilihan Gubernur 2018 dan Pemilu 2019

Oleh : kpudps | 04 Mei 2017 | Dibaca : 265 Pengunjung

Denpasar (kpudenpasarkota.go.id)- Tahapan Pemilihan Gubernur Bali yang menjadi bagian dari Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2018 akan dimulai pada Oktober 2018. Namun, persiapannya yang terkait dengan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan serta perencanaan kebutuhan dan pengelolaan logistik telah berlangsung. Oleh karena itu, Rabu (3/5) Komisi Pemilihan Umum (KPU)Kota Denpasar melaksanakan rapat pleno persiapan Pemilihan Gubernur Tahun 2018.

Rapat pleno yang berlangsung di Ruang Rapat KPU Kota Denpasar ini dihadiri oleh Komisioner, Sekretaris, dan seluruh Kasubag. Rapat dibuka oleh Ketua KPU Kota Denpasar, I Gede John Darmawan pukul 10.35 Wita.  Dalam rapat tersebut Kasubag Program dan Data, I Made Wirawan menyampaikan bahwa berdasarkan data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Denpasar, jumlah penduduk Kota Denpasar per tanggal 31 Maret 2017 secara keseluruhan adalah 663.668. Jumlah tersebut terdiri dari 333.321 penduduk laki-laki dan 330.347 penduduk perempuan. Dari keseluruhan jumlah penduduk tersebut yang wajib melakukan perekaman e-KTP sebanyak 492.405. Tetapi yang telah melakukan perekaman hanya sebanyak 432.546. Sedangkan 59.859 lainnya belum melakukan perekaman. Namun, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil belum memberikan data jumlah penduduk Kota Denpasar yang mutasi karena meninggal dunia, menjadi TNI atau Polri, berumur 17 tahun serta yang telah melakukan perekaman e-KTP by name  per 31 Maret 2017. Pada Pemilihan Gubernur Tahun 2018, penambahan jumlah penduduk Kota Denpasar diprediksikan sekitar 5% dan 10% hingga Pemilu Tahun 2019. Estimasi kenaikan ini didasarkan pada pertambahan penduduk selama 2 tahun terakhir (2015-2017). I Made Wirawan menambahkan bahwa KPU Kota Denpasar berencana mencetak spanduk sebanyak 50 buah untuk dipasang pada setiap desa/kelurahan, kecamatan, Kantor KPU, Pasar Badung dan Pasar Kreneng.

Selanjutnya Komisioner Divisi Logistik, Ni Made Bakti menyampaikan tentang perencanaan kebutuhan dan pengelolaan logistic untuk Pemilihan Gubernur 2018 dan Pemilu 2019. Dalam Pemilu 2019, jumlah kotak suara yang dibutuhkan dengan estimasi pemilih per TPS 400 orang adalah 6.770 dan dibulatkan menjadi 6.850 untuk mengakomodasi kebutuhan di PPK. Sedangkan bilik suara yang dibutuhkan adalah 5.416. Untuk memastikan ketersediaan kotak dan bilik suara sesuai rencana kebutuhan tersebut akan dilakukan stock opname. Apabila jumlah kotak dan bilik yang tersedia tidak mencukupi akan diusulkan pengadaan. Selain itu, Ni Made Bakti menyampaikan biaya distribusi logistic, sortir dan lipat suarat suara serta sewa gudang diprediksikan akan mengalami kenaikan sebesar 10 % dibandingkan Pemilu 2014.


Oleh : kpudps | 04 Mei 2017 | Dibaca : 265 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :