Jajak Pendapat
bagaimana pendapat anda tentang website resmi Komisi Pemilihan Umum Kota Denpasar
Twitter
Facebook
Baca Berita

KPU Denpasar Gelar Bimtek Pungut Hitung Pilgub 2018

Oleh : kpudps | 05 Juni 2018 | Dibaca : 361 Pengunjung

Denpasar, kpu-denpasarkota.go.id- Selasa (05/06/18), KPU Kota Denpasar menggelar Bimbingan Teknis Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilgub Bali 2018. Bimtek berlangsung di Aula Gedung Wanita Shanti Graha pukul 09.00 wita, diikuti oleh PPK dan PPS se-Kota Denpasar. I Wayan Arsa Jaya (Anggota KPU Kota Denpasar Divisi Teknis) membuka bimtek yang dilanjutkan dengan pemaparan materi pemungutan dan penghitungan suara Pilkada Serentak 2018 oleh Ni Putu Ayu Winariati (Anggota KPU Propinsi Bali).

Dalam pemaparannya tentang pemungutan suara, Winariati menjelaskan tentang kode etik KPPS, pemilih, mekanisme pindah pilih, waktu penggunaan hak pilih, persiapan pemungutan suara, mekanisme penyampaian C6, mekanisme pengembalian C6, kegiatan KPPS H-1 Pilgub 2018, logistik TPS, pembagian tugas KPPS, kegiatan sebelum rapat pemungutan suara, syarat rapat pemungutan suara dimulai, saksi, rapat pemungutan suara, tata cara pemberian suara pada surat suara, perlakuan terhadap paslon yang berhalangan tetap sejak H-29 s/d hari H, ketentuan pemilih yang menggunakan KTP Elektronik/Suket, proses pemberian suara, mekanisme pendampingan pemilih, pemungutan suara setelah pukul 12.00 dan 13.00 waktu setempat. Untuk penghitungan suara, menjelasakan beberapa hal yaitu pembagian tugas KPPS pada rapat penghitungan suara, mekanisme penghitungan suara, kriteria surat suara sah, penyelesaian keberatan, pengumuman penghitungan suara, dan penyerahan kotak suara. Winariati juga membahas tentang fasilitasi pemilih yang sakit baik di rumah maupun rumah sakit, mekanisme pemenuhan surat suara yang kurang, pemungutan suara ulang di TPS dan penghitungan suara ulang.

Bimtek juga diisi dengan simulasi pengisian Formulir Model C-KWK (Berita Acara Pemungutan dan Penghitungan Suara di TPS dalam Pilgub Tahun 2018) dipandu oleh Arsa Jaya. Sebagian besar peserta bimtek menanyakan bagaimana perlakukan KPPS terhadap pemilih yang belum ber-EKTP pada hari H tetapi telah terdaftar dalam DPT. Winariati dan Arsa Jaya kompak menegaskan agar KPPS tetap menerapkan peraturan bahwa pemilih harus menunjukkan E-KTP nya untuk menggunakan hak pilih kecuali dalam perjalanan ada ketentuan yang mengijinkan pemilih tidak menunjukkan E-KTP.


Oleh : kpudps | 05 Juni 2018 | Dibaca : 361 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :