Jajak Pendapat
bagaimana pendapat anda tentang website resmi Komisi Pemilihan Umum Kota Denpasar
Twitter
Facebook
Baca Berita

KPU Kota Denpasar Menggandeng FISIP Udayana Melakukan Riset Pemilih di Kota Denpasar

Oleh : kpudps | 26 Juni 2015 | Dibaca : 963 Pengunjung

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Denpasar melakukan kerjasama dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana dalam rangka melakukan riset berkaitan dengan  partisipasi pemilih di Kota Denpasar. Ketua KPU Kota Denpasar I Gede John Darmawan mengatakan bahwa kerjasama dengan Fisip Unud atas dasar MOU yang telah berjalan berkaitan dengan pemilu dan pendidikan pemilih.

Dalam proposal penelitian diungkapkan bahwa ada beberapa persoalan yang akan diteliti antara lain terkait dengan partisipasi dalam pemilu diantaranya adalah fluktuasi kehadiran pemilih ke TPS, suara tidak sah yang tinggi, gejala politik uang, misteri derajat melek politik warga, dan langkanya kesukarelaan politik.

Lebih lanjut disebutkan bahwa dalam negara demokrasi, partisipasi pemilih menjadi elemen penting demokrasi perwakilan. Ia adalah fondasi praktik demokrasi perwakilan. Persoalannya, terdapat sejumlah masalah menyangkut partisipasi pemilih yang terus menggelayut dalam setiap pelaksanaan pemilu. Sayangnya, persoalan itu tidak banyak diungkap dan sebagian menjadi ruang gelap yang terus menyisakan pertanyaan.

Riset pemilu merupakan salah satu elemen strategis dalam manajemen pemilu. Riset tidak hanya memberikan rasionalitas akademik mengenai suatu substansi pemilu. Riset lebih jauh memberikan pijakan empirik mengenai persoalan atas hal yang menjadi perdebatan. Hasil riset memastikan program dan kebijakan kepemiluan tidak dibangun atas postulat spekulatif, tetapi dikonstruksi berlandaskan pada argumen empirik dan rasional dengan proses yang dapat dipertanggungjawabkan.

  Penelitian ini akan menggunakan metode kuantitatif karena tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui, bagaimana tingkat partisipasi  pemilih dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemilih menggunakan atau tidak menggunakan haknya untuk memilih. Berdasarkan tujuannya, penelitian ini adalah penelitian eksplanatif. Tipe penelitian eksplanatif  bermaksud menjelaskan hubungan kausal dan pengujian hipotesa.(Singarimbun dan Efendi, 1989: 4) Penelitian ini mencoba untuk menjelaskan apa yang terjadi di balik fenomena sosial yang ada dalam masyarakat. Dalam penelitian ini akan dijelaskan bagaimana hubungan antar tiga variabel yang penulis buat, antara faktor sosiologis, faktor kandidat, dan faktor program dengan perilaku memilih masyarakat.

Lokasi penelitian mencakup seluruh kecamatan yang ada di Kota Denpasar

Penelitian akan dilakukan efektif selama tiga bulan dari mulai persiapan, proses pengumpulan data, proses pengolahan data, hingga analisa dan persiapan pembuatan laporan dan seminar hasil penelitian.

Pada penelitian ini, peneliti menggunakan data primer yaitu data yang langsung berasal dari sumber pertama (responden) di lokasi penelitian atau objek penelitian. Secara teknis, peneliti akan menggunakan metode survei. Untuk melaksanakan metode ini, penulis akan memberikan pertanyaan-pertanyaan yang disusun dalam sebuah kuesioner dijawab oleh responden dengan bantuan pewawancara (face to face interview). Di luar dua sumber data tersebut, dilakukan juga studi literatur dengan mencari sumber skunder berupa buku, jurnal, laporan penelitian, dokumen, dan sumber tertulis lainnya yang berkaitan dengan permasalahan yang dikaji. Studi literatur ini diperlukan untuk memperkuat konsep dan teori yang menunjang penelitian ini. Studi literatur dilakukan sebelum penelitian lapangan dilaksanakan.

Secara umum, topik riset menghasilkan keluaran (out put) dalam bentuk (1) Laporan Hasil Riset, dan (2) Publikasi buku hasil riset. Secara khusus hasil akhir dari riset ini adalah dipetakannya akar persoalan atau peta masalah serta adanya rekomendasi atas persoalan dari setiap topik riset. Semua hasil akhir riset tersebut dibuat dalam bentuk hard file dan soft file baik format word maupun pdf.

Ketua Pokja Riset I Gusti Ngurah Agung Darmayuda mengatakan bahwa riset kali ini membidik dua sasaran yaitu pasca pemilu legislatif serta pemilu presiden 2014 dan menjelang pemilihan kepala daerah 2015. Harapannya agar berbagai permasalahanpemilu  dapat dibedah sedemikian rupa untuk diketahui akar masalah dan dicari jalan keluarnya. Sehinggapartisipasi dalam pemilu berada pada idealitas yang diimajinasikan. Oleh karena itu, program riset menjadi aktivitas yang tidak terhindarkan dalam manajemen pemilu pungkasnya.


Oleh : kpudps | 26 Juni 2015 | Dibaca : 963 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :